Pesta juara Barcelona di LaLiga 2025/26 harus berakhir pahit. Bertandang ke markas Deportivo Alaves pada pekan pembuka musim baru, skuad asuhan Hansi Flick justru dipaksa menelan kekalahan 0-1. Padahal, laga ini diharapkan menjadi panggung megah pawai gelar juara.
Babak Pertama: Dominasi Tanpa Gol
Barcelona mencoba langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Lamine Yamal dan Raphinha bergantian menusuk sisi pertahanan Alaves. Namun, tuan rumah yang bermain di kandang sendiri, Mendizorrotza, tampil disiplin dan agresif. Kiper Alaves, Antonio Sivera, tampil gemilang dengan menepis dua peluang emas Robert Lewandowski di menit 22 dan 38. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Subheading 1:
Gol Tunggal Penentu dan Kegagalan Lini Depan Blaugrana
Memasuki babak kedua, tensi meningkat. Alaves yang sedari awal bermain pragmatis akhirnya membuahkan hasil. Pada menit 67, memanfaatkan skema lemparan ke dalam yang kacau, striker Alaves, Kike García, melepaskan tembakan terukur yang tak mampu diantisipasi Marc-André ter Stegen. Skor 1-0 untuk tuan rumah.
Tertinggal, Barcelona melancarkan serangan habis-habisan. Flick memasukkan Ferran Torres dan Ansu Fati. Namun, Alaves bertahan dengan rapat dan sesekali mengancam lewat serangan balik. Sederet peluang Barcelona gagal dimaksimalkan. Lewandowski kembali membuang peluang emas di menit 85. Hingga wasit meniup peluit panjang, tak ada gol balasan dari Blaugrana.
Kekalahan ini menjadi awal buruk bagi perjalanan Barcelona di LaLiga 2025/26, sekaligus mengirim sinyal bahwa status juara bertahan tak menjamin kemenangan mudah. Alaves layak mendapat pujian atas efektivitas dan kerja sama tim yang solid.